Serdang Bedagai | Kriminal24Jam: Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pencak Silat Tapak Suci ke-3 Kabupaten Serdang Bedagai resmi dibuka pada Jumat, 28 November 2025. Pembukaan berlangsung di Komplek Saujana, Sei Rampah, mulai pukul 10.00 WIB. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah (Pimda) 312 Tapak Suci Serdang Bedagai.
Pelaksanaan Kejurda tahun ini digelar selama dua hari, terhitung sejak 28-30.November 2025, dengan rangkaian pertandingan yang mempertandingkan berbagai kategori baik laga maupun seni.
Kejurda kali ini diikuti oleh tiga kontingen, yaitu Kabupaten Simalungun, Kota Tebing Tinggi, serta tuan rumah Kabupaten Serdang Bedagai. Ajang ini menjadi wadah penguatan prestasi pencak silat serta mempererat silaturahmi antarpendekar Tapak Suci di wilayah Sumatera Utara.
Tamu Undangan dan Pembukaan Acara
Sejumlah tokoh daerah dan pimpinan organisasi turut hadir dalam pembukaan. Bupati Serdang Bedagai, H. Dharma Wijaya, berhalangan hadir karena agenda lain, namun menghadirkan perwakilan resmi Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai untuk membuka acara.
Turut hadir di antaranya: Irwan, SH., C.Med., Ketua IPSI Serdang Bedagai Usman Efendi Si Torus, Ketua Koni Sergai, Achyar, SH., MSP., Ketua PDM Sergai, Ahmad Fauzan Daulay, Ketua PW Tapak Suci Sumatera Utara, Mahyuddin, Ketua Pimda 312 Tapak Suci Serdang Bedagai
Acara diawali dengan sambutan Ketua Pimda 312 Tapak Suci Sergai, Mahyuddin, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh kontingen serta menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan selama pertandingan berlangsung.
Ajang Pencarian Bakat dan Penguatan Prestasi
Selama tiga hari pelaksanaan, para atlet akan mengikuti sejumlah pertandingan yang dirancang untuk menjadi ajang evaluasi kemampuan sekaligus pengembangan bakat. Kejurda ini juga berfungsi sebagai langkah awal dalam menjaring atlet-atlet berpotensi yang kelak dapat mewakili daerah di tingkat provinsi hingga nasional.
Harapan untuk Ke Depan
Melalui penyelenggaraan Kejurda ke-3 ini, Pimda 312 berharap kegiatan ini tidak hanya mencetak atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, serta memperkuat ukhuwah antaranggota Tapak Suci.
Dengan terselenggaranya Kejurda Tapak Suci ke-3 selama tiga hari ini, diharapkan Serdang Bedagai dapat terus menjadi daerah yang aktif dalam pembinaan olahraga pencak silat dan mampu melahirkan atlet-atlet yang membanggakan.
(Azwar)
