SERDANG BEDAGAI |Kriminal24jam:
Langit senja perlahan berubah jingga di Alun-Alun Serdang Bedagai, Minggu petang (1/3). Angin berhembus lembut di depan Masjid Agung Serdang Bedagai, mengiringi langkah seorang anggota Komcad (komponen cadangan) Angkatan Darat, M. Ardiansyah, yang bersiap dengan boomerang di tangannya.
Di tengah suasana Ramadhan dan tubuh yang tengah berpuasa, Ardiansyah justru memilih bergerak. Dengan satu ayunan mantap, boomerang itu melesat ke udara, berputar tajam mengikuti arah angin, lalu kembali mendekat ke genggamannya. Gerakan demi gerakan ia lakukan dengan fokus dan penuh semangat.
Olahraga lempar boomerang yang berasal dari Australia tersebut bukan hanya sekadar aktivitas mengisi waktu ngabuburit. Bagi Ardiansyah, ini adalah bentuk disiplin dan komitmen menjaga kebugaran tubuh selama bulan suci.
Selain dikenal sebagai pegiat olahraga lempar boomerang, Ardiansyah juga merupakan penggiat olahraga panahan tradisional. Baginya, baik boomerang maupun panahan sama-sama melatih konsentrasi, ketenangan, serta ketepatan dalam setiap gerakan—nilai yang selaras dengan semangat Ramadhan.
Keringat tipis mulai terlihat di pelipisnya, namun raut wajahnya tetap tenang. Di antara suara lantunan ayat suci dari masjid dan cahaya matahari yang semakin meredup, ia terus berlatih hingga waktu berbuka hampir tiba.
“Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak. Justru ini momen untuk melatih kesabaran dan kekuatan,” ujarnya singkat.
Aksi tersebut menarik perhatian warga yang tengah bersantai menunggu adzan Maghrib. Senja pun menjadi saksi bahwa semangat dan ketahanan tak pernah ikut berpuasa—justru semakin ditempa di bulan penuh berkah ini.
(Supriadi Azhar)


