SERGAI |Kriminal24jam:
Aksi komplotan pencuri sepeda motor yang nekat beraksi di halaman Masjid Nurul Hasanah, Dusun VII, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, akhirnya terbongkar. Ironisnya, para pelaku mencuri saat warga sedang khusyuk salat Subuh berjamaah.
Unit Reskrim Polsek Firdaus jajaran Polres Serdang Bedagai bergerak cepat setelah video CCTV aksi tersebut viral di media sosial. Tiga terduga pelaku berinisial DP, RP, dan MF, warga Tebing Tinggi, berhasil diamankan. Sementara dua lainnya, I dan AO alias G, masih berstatus DPO.
Motor yang dicuri adalah Yamaha NMax warna hijau BK 5178 XBJ. Modusnya pun terbilang “niat”: motor langsung diangkat dan dimasukkan ke dalam mobil Toyota Avanza warna silver. Bukan didorong, bukan digiring — tapi “diangkut elegan” biar terlihat seperti pindahan, bukan pencurian.
Peristiwa terjadi Minggu, 28 Desember 2025 sekitar pukul 05.20 WIB, saat korban sedang salat Subuh. Warga masuk masjid cari pahala, pelaku di parkiran cari kesempatan.
Ps. Kasi Humas Polres Sergai IPTU L.B. Manullang menjelaskan bahwa ketiga terduga pelaku diperiksa pada Sabtu, 28 Februari 2026 sekitar pukul 17.00 WIB, setelah koordinasi dengan Satreskrim Polres Tebing Tinggi. Ternyata, mereka sebelumnya juga terlibat kasus serupa di wilayah Tebing Tinggi. Bisa dibilang, spesialis “Subuh-subuh keliling”.
Dari hasil pemeriksaan, ketiganya mengakui perbuatannya. Lebih miris lagi, pembagian hasilnya pun tak seberapa. DP hanya kebagian Rp300 ribu, MF Rp250 ribu, dan RP malah tak dapat apa-apa karena punya utang ke I. Sudah nekat, hasilnya receh. Risiko besar, untung tipis.
Kapolsek Firdaus AKP Ahmad Albar, SH, MH, menegaskan bahwa pihaknya masih memburu dua DPO serta menelusuri keberadaan motor dan mobil yang digunakan saat beraksi.
Pesan moralnya jelas: jangan kira parkiran masjid aman tanpa pengawasan, dan jangan pula kira aksi rapi pakai mobil tak akan terungkap. CCTV mungkin diam, tapi rekamannya bisa bikin tidur tak lagi nyenyak.
Polsek Firdaus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melapor bila mengetahui keberadaan DPO maupun barang bukti yang masih dicari. Karena secerdik apa pun modusnya, kalau sudah terekam kamera dan ditangani polisi, tinggal tunggu waktu saja.
(Supriadi Azhar)
