Serdang Bedagai-Kriminal24jam: Upaya penindakan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Satuan Narkoba Polres Serdang Bedagai di bawah kepemimpinan AKP ERIKSON DAVID SH. MH terus mendapat sorotan dari masyarakat. Meskipun sejumlah operasi telah dilakukan, program Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang digalakkan hingga kini masih menuai pertanyaan publik.
Berbagai pihak menilai, sejauh ini penindakan yang dilakukan baru menyasar tingkat pemakai saja. Banyak yang mempertanyakan mengapa yang diamankan kerap adalah pengguna, sementara pengedar, pemasok, hingga pelaku jaringan yang lebih besar belum banyak terungkap ke permukaan.
Salah seorang masyarakat wati (45) menyampaikan keluhannya
"Kami senang ada penindakan, tapi sayangnya yang ditangkap selalu pemakai saja. Bagaimana dengan yang menjual? Jangan sampai peredaran narkoba terus berjalan bebas karena hanya yang kecil-kecil yang disasar," ujar beliau. 30/10/2026
Penindakan menyeluruh tidak hanya pemakai, tetapi juga pengedar dan jaringan di atasnya
Transparansi hasil operasi GSN: apakah benar-benar membongkar sarang atau hanya menangkap pemakai di lokasi
Penelusuran rantai pasok agar peredaran narkoba benar-benar terputus
Sinergi yang lebih erat dengan BNN setempat untuk penindakan jaringan yang lebih luas
Dan disini kami juga mempertanyakan program 100 hari kerja kapolres serdang bedagai AKBP SAH UDUR TM SITINJAK SH. SIK. MH. tentang penanganan narkoba yang semakin parah di wilayah hukumnya
Perlu dipahami bahwa menangkap pemakai adalah langkah awal yang penting. Namun tujuan utama grebek sarang narkoba (GSN )adalah membongkar sarang dan memutus rantai peredaran. Masyarakat berharap Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai dapat meningkatkan kinerjanya agar penindakan semakin menyentuh akar masalah, bukan hanya pada pemakainya saja.
Semoga ke depannya, operasi yang dilakukan semakin efektif dan membawa hasil yang lebih besar bagi terciptanya lingkungan yang bersih dari narkoba.
Yudi k nainggolan
