Sergai-Tj.Beringin-Kriminal24jam:-Jembatan yang menjadi satu-satunya penghubung antara Desa Pekan Tanjung Beringin dan Desa Nagur, di Kecamatan Tanjung Beringin, Kabupaten Serdang Bedagai, kini kondisinya dinilai sudah sangat memprihatinkan dan tidak lagi layak untuk dilalui. Jembatan yang selama ini menjadi urat nadi pergerakan warga kedua desa itu mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan serius, sehingga menimbulkan kekhawatiran yang mendalam bagi masyarakat yang setiap hari melintasinya.
Selama bertahun-tahun, jembatan ini menjadi akses utama warga untuk beraktivitas, mulai dari berdagang, pergi ke ladang, mengantar anak sekolah, hingga ke pusat pelayanan kesehatan dan pemerintahan kecamatan. Namun seiring berjalannya waktu, usia jembatan dan beban kendaraan yang melintas tidak diimbangi dengan perawatan yang memadai. Lantai jembatan sudah banyak yang keropos, pagar pengaman miring dan rusak, serta tiang penyangga di bagian bawah terlihat mulai rapuh dan terkikis air sungai.
Kondisi yang sudah tidak layak ini tentu sangat meresahkan. Terlebih saat musim hujan tiba, arus sungai yang deras semakin mengancam kekokohan bangunan tersebut. Warga terpaksa harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama bagi pengendara sepeda motor dan pejalan kaki. Bahkan, kendaraan roda empat atau kendaraan berat sudah tidak berani melintas di atasnya karena dikhawatirkan dapat rubuh sewaktu-waktu, yang tentu dapat menelan korban jiwa maupun kerugian materi.24/08/2026
Masyarakat setempat pun berharap agar pihak pemerintah, baik Kabupaten maupun Provinsi, segera turun tangan untuk meninjau dan memperbaiki jembatan tersebut. Jika dibiarkan terus, dikhawatirkan jembatan itu akan putus atau runtuh yang tentu akan memutus hubungan kedua desa tersebut secara total. Hal ini akan sangat menghambat mobilitas warga, menghambat perekonomian warga, serta menyulitkan akses pelayanan dasar yang sangat dibutuhkan masyarakat sehari-hari.
Warga berharap perbaikan atau pembangunan jembatan baru dapat segera dilaksanakan, mengingat peran vital jembatan ini bagi kedua desa. Keamanan dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama, agar masyarakat dapat melintas dengan tenang dan aman tanpa harus selalu diliputi kekhawatiran setiap kali melewati jembatan yang sudah berusia dan rusak tersebut.
𝚈𝚔𝚗/ 𝚃𝚒𝚖

