Tanjung Beringin |Kriminal24jam:
Semangat Ramadhan terasa begitu hangat dalam kegiatan Safari Ramadhan 1447 H yang digelar Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina Tanjung Beringin di Masjid Nurul Huda Gubang Gajah, Kecamatan Tanjung Beringin, pada Minggu, 08 Maret 2025 malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.00 WIB ini menjadi bukti nyata komitmen Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina dalam menanamkan nilai dakwah, pendidikan Islam, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Di bawah pembinaan Kepala Madrasah Dahniar Lubis, S.PdI, Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah bagi para santri untuk tampil berdakwah dan berkontribusi langsung di tengah jamaah.
Suasana masjid semakin khusyuk saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Qoriah Srikandi Bintang Devi, yang merupakan santri binaan Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina. Sementara jalannya kegiatan dipandu dengan baik oleh Protokol Saufi Arasy.
Pada kesempatan tersebut, tausiyah Ramadhan disampaikan oleh Ihsan Ramadhan, salah satu santri dari Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina. Kehadiran santri sebagai penceramah menjadi gambaran nyata keberhasilan yayasan dalam membina generasi muda yang tidak hanya berilmu, tetapi juga mampu menyampaikan dakwah di tengah masyarakat.
Dalam ceramahnya, Ihsan Ramadhan mengajak umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah di penghujung Ramadhan, karena pada waktu-waktu tersebut Allah SWT membuka pintu rahmat, ampunan, dan keberkahan bagi hamba-Nya.
Ia juga menyampaikan empat konsep penting dalam ilmu tasawuf yang dapat diamalkan selama bulan Ramadhan.
Pertama, Qillatut Ta’am (قلة الطعام) yaitu mengurangi makan dan tidak berlebihan saat berbuka maupun sahur agar hawa nafsu tetap terkendali.
Kedua, Qillatul Kalam (قلة الكلام) yaitu mengurangi berkata-kata agar lisan terjaga dari ghibah, fitnah, dan perkataan yang dapat menyakiti orang lain.
Ketiga, Qillatun Naum (قلة النوم) yaitu mengurangi tidur dan memperbanyak aktivitas ibadah serta kegiatan yang bermanfaat.
Keempat, Qillatul Anam (قِلَّةُ الأَنَامِ) yaitu mengurangi pergaulan yang berlebihan dengan manusia dan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, khususnya dengan menghidupkan malam-malam terakhir Ramadhan melalui ibadah dan i’tikaf di masjid.
Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di masyarakat, Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina juga menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada pengurus Masjid Nurul Huda Gubang Gajah.
Penyerahan bingkisan tersebut menjadi simbol kebersamaan serta wujud dukungan yayasan terhadap peran masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini pun menjadi bukti bahwa Yayasan MIS Islam Cendikia Wardina tidak hanya fokus pada pendidikan formal para santri, tetapi juga aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial di tengah masyarakat.
Di bawah cahaya lampu masjid dan lantunan doa para jamaah, kegiatan itu berakhir dengan penuh harapan agar Ramadhan ini menjadi momentum lahirnya generasi muda yang berilmu, berakhlak, serta mampu menebarkan kebaikan bagi umat.
(Supriadi Azhar)


