SERDANG BEDAGAI – kriminal24jam: Program pemerintah berupa Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang ditujukan untuk mendukung kesehatan dan konsentrasi belajar siswa dinilai belum berjalan merata. Pasalnya, sekolah Muhammadiyah di Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, dilaporkan sudah dua bulan tidak lagi menerima bantuan program tersebut.
Informasi yang dihimpun awak media pada Kamis (12/2/2026) menyebutkan bahwa sejumlah sekolah Muhammadiyah di lokasi tersebut, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga SMK, tidak lagi mendapatkan distribusi MBG sejak dua bulan terakhir. Informasi tersebut diperoleh dari sumber terpercaya yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Program MBG yang diharapkan mampu membantu kebutuhan gizi siswa justru belum dirasakan secara konsisten oleh sejumlah sekolah swasta. Muncul pertanyaan mengenai penyebab terhentinya penyaluran bantuan tersebut, apakah karena kendala teknis, administrasi, atau faktor lainnya.
Awak media telah mencoba mengonfirmasi hal tersebut kepada Korwil MBG Sergai, Nurhasanah, melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum
memberikan jawaban.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai, Raden Cici Sistiansyah, saat dikonfirmasi sekitar pukul 11.00 WIB menyampaikan bahwa pihaknya akan segera meneruskan informasi tersebut kepada Satuan Tugas MBG Sergai agar dapat segera ditindaklanjuti.
Masyarakat dan pihak sekolah berharap Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai dapat segera mengambil langkah cepat agar program MBG kembali berjalan normal. Bantuan makanan bergizi dinilai sangat penting
untuk mendukung aktivitas belajar siswa, khususnya bagi pelajar SMA dan SMK yang menjalani kegiatan belajar hingga sore hari.
Pihak sekolah dan orang tua murid berharap persoalan ini segera mendapat solusi sehingga seluruh siswa dapat merasakan manfaat program pemerintah secara merata.
(Tim-Red)
